catatan angin sepoi 10

Seputar UU ITE, mengenai isi UU tersebut bisa ditelusuri dan saya dapat pada Dayat66 blog/isi uu ite, dan keterangan pada id wiki/undang-undang informasi dan transaksi elektronik. Sudah sekian lama bermain tetapi baru kali ini betul-betul mencermati. Secara umum adalah lingkup skala besar yaitu jaringan internet dunia internasional dengan kontennya dan skala kecilnya adalah seseorang sebagai pengguna. Secara garis besar beberapa aktivitas yang sebaiknya jangan dilakukan jika tidak ingin terjerat hukum adalah konten melanggar kesusilaan, pornografi tulisan dan gambar dan pornoaksi video, konten perjudian, konten yang memuat penghinaan atau pencemaran nama baik, konten pemerasan, konten yang merugikan konsumen, konten SARA.

Kita ketahui bahwa arab spring bermula dari internet, dimana saat itu saya mulai aktif dengan internet mengikuti PSSI era Nurdin Halid kemudian era Komite Normalisasi PSSI 2011 dan era Djohar Arifin Husin. Bersamaan dengan itu saya dengar bagaimana gemarnya orang arab menggunakan twitter. Saya mulai aktif dengan internet sejak  Juni 2009 mengakses berita PSSI pada mulanya.

Untuk saat ini juga bergeraknya orang ke Jakarta juga andil dari internet. Aksi riil menjadi rekaman dan ditranslat dalam tulisan. Dan seterusnya saya tidak punya kapasitas untuk berbicara banyak, tetapi aktivitas internet harus mendapat perhatian. Kemudian batasan SARA dan bukan SARA. Batasan SARA dan bukan SARA menjadi rancu apabila tidak ada patokannya. Merasa tidak bersalah tetapi berimplikasi salah besar. Indonesia adalah negara yang unik. Beribu-ribu suku dan bahasanya. Indonesia adalah rimba bahasa dan Bahasa Indonesia adalah anugrah. Bahasa lisan tidak bisa serta merta ditranslat dalam tulisan, bisa-bisa bias dalam arti kata atau penyerapan arti kata oleh pembaca. Bahasa lisan itu unik, lebih hidup, terdapat penekanan intonasi, dan cara ucap seperti pada orang Jawa, konsonan k pada akhir kata menjadi samar sedangkan pada orang Sunda cenderung jelas. Dengan pengertian yang sama maka percakapan tetap terjalin dengan arti yang sama. Undang-undang mengenai SARA adalah produk Hindia Belanda yang masih diadopsi, bagaimana undang-undang itu dibikin rumit dan dijadikan alat kekuasaan, bagaimana supaya kaum pribumi tetap bodoh dan miskin.

Dan saya menyoroti lembaga bahasa. Kembalikanlah pengertian kata pada asalnya. Contoh, hak arti sebenarnya adalah benar, diserap dari bahasa Arab. Bagaimana mungkin bisa membelokkan arti menjadi sesuatu yang diterima atau pemilikan sesuatu. Sebutlah bahwa arti selain benar pada arti kata hak adalah idiom. Adakah kata yang sepadan dengannya dari bahasa Melayu atau bahasa suku lainnya. Bagaimana mungkin mengabaikan penggunaan kata sedangkan undang-undang disusun menggunakan kata. Saya merasa banyak menemukan kata yang berbelok arti. Maka antropologi menjadi penting termasuk sejarah antropologi dan mencakup bahasanya. Merekontruksi Bahasa Indonesia, sosiologi modern, sistem ekonomi yang dibangun, pengertian SARA secara positif untuk meredam konflik.

Elektronik adalah proyek masa depan. Kemungkinan menggunakan uang elektronik dan transaksi elektronik dalam aktivitas perekonomian sehari-hari.

Catatan tambahan, halaman menarik pada id wiki/sejarah nusantara (1800-1942). Masih berupa rintisan, belum memiliki referensi, berpotensi dihapus. Saya melihat VOC dan Hindia Belanda itu penting dalam kajian perjalanan kebangsaan Indonesia. Kembali pada rimba bahasa, apa bedanya antara Indonesia dengan Hindia Nasional. Hakul yakin morf-nya sama.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s